Bentuk Relawan Tangguh! PMI Kabupaten Bekasi Gelar Pelatihan MTDB

Bekasi, Pemerintahan508 Dilihat

Kabupaten Bekasi, Metrodua.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi menggelar Pelatihan Manajemen Tanggap Darurat Bencana (MTDB) dalam rangka meningkatkan skill dan kompetensi para relawan yang berada di dalam naungan PMI Kabupaten Bekasi, pada Jum’at (01/12/2023).

Ketua PMI Kabupaten Bekasi, Akhmad Kosasih mengatakan, melihat situasi dan kondisi saat ini dimana Kabupaten Bekasi berada dalam masa yang aman atau tidak sedang terjadi bencana. Sehingga PMI Kabupaten Bekasi mengambil waktu memanfaatkan kekosongan tersebut dengan memperkuat kapasitas para relawan PMI Kabupaten Bekasi.

“Kami melakukan pelatihan dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kemampuan para relawan untuk mengambil peran penanganan tanggap darurat bencana. Sebab para relawan PMI Kabupaten Bekasi juga selalu terlibat dalam penanganan bencana baik dalam Kabupaten Bekasi maupun di luar daerah,” ucap Kosasih.

Kosasih menyadari peran serta tugas yang dilakukan para relawan PMI Kabupaten Bekasi yang selalu ambil andil dalam setiap kejadian bencana yang terjadi, membuat PMI Kabupaten Bekasi harus benar-benar serius dalam menciptakan para relawan yang tangguh dan mumpuni dalam setiap aspeknya.

“Diharapkan hasil dari kegiatan ini para relawan tau peran dan tanggung jawab serta kapasitas kemampuannya bertambah, bukan saja dari aspek teknis¬† tetapi dari aspek perencanaannya membangun jaringan koordinasi kerja sama dengan pihak lain,” jelasnya.

Termasuk, sambungnya, para relawan juga harus mengerti peran apa yang harus dikerjakan. Karena dalam tanggap darurat bencana sangat kuat sekali bagaimana manajemen bidang personil, bagaimana harus berkoordinasi manajemen peralatan, pengaturan bantuan, pendataan dan laporan.

Terbaru, sebagai garda terdepan dalam bidang sosial kemanusiaan, PMI juga secara intensif membantu pemerintah daerah dalam menangani bencana banjir serta dampak kekeringan musim kemarau ekstrim yang terjadi akibat fenomena El Nino. Dimana sebagian wilayah di Kabupaten Bekasi mengalami kekeringan dan berimbas terhadap sulitnya masyarakat memperoleh air bersih.

“Dukung oleh kepala markas yang sangat bisa diandalkan dan relawan yang siaga 24 jam. Kami selalu melakukan pendistribusian bantuan assessment kebutuhan dan bantuan evakuasi saat bencana banjir. Kemudian saat TTDB kekeringan kami juga membantu pendistribusian air sebanyak 1,6 juta liter air lewat Posko Pengolahan Air Bersih dan Siap Minum yang kami dirikan,” ujarnya.

Selaku Ketua PMI Kabupaten Bekasi, dirinya juga mengapresiasi kinerja dan partisipasi seluruh relawan PMI Kabupaten Bekasi yang selalu berjibaku membantu masyarakat ketika terjadi bencana atas dasar kemanusiaan dengan tulus dan ikhlas.

Komentar