oleh

Kematian Tahanan Polres Taput di RSUD Tarutung Dinilai Janggal Resmi Dilaporkan

Taput,Metrodua.com – Terkait meninggalnya Daniel Silitonga tahanan Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Utara di RSUD Tarutung. Ketua Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI),  Kabupaten Tapanuli Utara Rijon Manalu angkat bicara, saat diminta Metrodua.com tanggapannya menyebutkan, kita menguji tangan tegas Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen.Pol. Putra Panca Simanjuntak atas meninggalnya tahanan Polres Taput yang bernama Daniel Silitonga (33) tersangka Kasus Narkoba pada (15/10/2021) di RSUD, demikian dikatakan Ketua GAMKI Taput saat diminta tanggapannya.

Menurut Rijon Manalu, kematian Daniel Silitonga (33), warga Kecamatan Sipahutar yang sedang menjalani Tahanan dalam proses penyelidikan kasus Narkoba meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit tgl 15 oktober 2021 masih menuai tanda tanya dikalangan masyarakat Tapanuli Utara saat ini”, sebutnya.

“Kasus peyalahgunaan narkoba memang sedang marak dan semua pihak sangat diharapkan untuk mengendalikan, menghentikan peredarahan dan penyalahgunaan narkoba yang sangat merusak masa depan bangsa khususnya para generasi muda”.

Namun setiap orang yang berhadapan dengan hukum harus juga diperlakukan adil, seorang tersangka harus di pastikan mendapatkan hak hak nya, sebagaimana negara kita menganut hukum praduga tak bersalah”, cetusnya.

Meninggal nya Daniel Silitonga, menyisahkan sejumlah tanda tanya, memang soal hidup mati sudah ditakdirkan Tuhan sang maha kuasa, namun saat dia menjalani proses hukum sebagai tersangka dan sedang menjadi Tahanan Polres Taput, maka Kapolres Taput harus bertanggung jawab, membuka ke publik seluas luas nya dan transparan segala dugaan yang meyebabkan kematian Daniel Silitonga, agar tidak mereduksi trus publik terhadap pelayanan kepolisian termasuk dalam pengusutan kasus ini”, sebutnya.

“Kasus Narkoba tidaklah kasus tunggal, bandar, pengedar, pemakai menjadi rantai setan yang sampai sekarang sulit di putus para penegak hukum”.

“Lalu apakah kematian tersangka ada sangkut pautnya dalam lingkaran tersebut? Semua ini bisa terjawab jika tersangka masih hidup. Maka tidak heran kematian tersangka menimbulkan dan meninggalkan seribu tanda tanya”, Ketus Rijon Manalu.

“Dilain sisi pihak keluarga merasa curiga  kematian Daniel sangat janggal, bukan dalam rangka membela tindakan pelanggaran hukum nya, namun keadilan dan kebenaran harus lah di ungkap dan atas kematian Daniel Silitonga pihak keluarga telah resmi melaporkan kasus kematian tersebut ke Polres Taput”.

Almarhum Daniel Silitonga (33), Tahanan Polres Taput.

Menyikapi masalah ini saya selaku Ketua GAMKI Tapanuli Utara, mendesak Kapoldasu, Irjen.Pol Putra Panca Simanjuntak, bersikap tegas, menegakkan hukum dan memproses seluruh aparatur bawahannya yang terlibat dan menangani kasus ini.

“Kasus ini harus terbuka, transparan demi tidak pudar nya kepercayaan publik ke institusi Bahyangkara khusus nya di Tapanuli Utara” tandasnya.

Sesuai hasil Konfirmasi Metrodua.com dengan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tapanuli Utara (Taput), AKBP.Ronald FC Sipayung menyebutkan, benar ada tahanan Polres Taput  bernama Daniel Silitonga, dia meninggal dunia saat sudah dibawa ke RSUD Tarutung, dan sebelumnya almarhum ada mengalami sakit bawaan sesak nafas  dan sebelumnya Jumat 15/10/2021 diurut diruang tahanan.

Sembari menyebutkan, pihak keluarga dari almarhum benar telah melaporkan kematian ini ke Polres Taput dan dinilai pihak keluarga ada kejanggalan, dan jenazah sudah dibawa Otopsi Ke RSU Medan dan jenazahnya kini sudah dibawa kerumah duka, namun sampai sekarang kita belum tau hasil Otopsi tersebut, apakah almarhum meninggal oleh penyakit bawaan atau ada penyebab lain”, kata AKBP.Ronald FC Sipayung kepada Metrodua.com, Sabtu(16/10/2021) saat diminta tanggapannya.

AKBP.Ronald FC Sipayung juga menambahkan, ” saya baru melayat kerumah duka dan mengucapkan belasungkawa kepada pihak keluarga atas meninggalnya Almarhum Daniel Silitonga”, kata Kapolres Taput ini mengakhiri wawancara dengan Metrodua.com.  (CP).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed