oleh

Kadis Pertanian Hj Nani Suwarni Hadiri Panen Raya Padi di Pebayuran 

Kab.Bekasi,Metrodua.com – Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi kerjasama Badan Penyuluhan Pertanian BPP, Kecamatan Pebayuran dan Gapoktan Rempug tani, adakan panen Raya Percontohan Budidaya padi sawah Varietas Unggulan Padi Baru Inpari 47 dan Inpari 48 di laksanakan di kelurahan Kertasari Kecamatan Pebayuran kabupaten Bekasi Jawa Barat, Rabu.(13/10/2021)

Dalam Rangka Panen Raya kegiatan ini merupakan suatu kebanggaan, ditengah Pandemi Covid-19 ini, dimana Pemerintah Kabupaten Bekasi, Dalam upaya peningkatan produksi padi Nasional secara berkesinambungan diperlukan adanya perbaikan inovasi teknologi budidaya padi yang lebih baik secara berkesinambungan pula, yang merupakan Percobaan bertujuan untuk mendapatkan teknologi yang lebih baik dari pada cara budidaya yang sekarang dilakukan petani setempat, seperti varietas yang lebih baik, pemupukan dan jarak tanam yang lebih sesuai agar terjadi peningkatan produktivitas padi.

Camat Pebayuran H. Hanif S, Sos, MM mengatakan dalam sambutanya “bahwa kegiatan panen Raya yang dilakukan Badan Peyuluhan Petani/BPP, Pebayuran kerjasama Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi serta Gapoktan Rempug tani ini sangatlah membantu para petani agar bisa memberikan informasi terkait bibit padi kepada para kelompok tani yang ada di wilayah kecamatan Pebayuran agar saat panen raya menghasilkan yang memuaskan dan harga Padi meningkat terangnya

Lanjut Camat mengatakan dalam sambutannya bahwa kegiatan panen raya yang di laksanakan tersebut Inilah harapan kita sejalan dengan apa yang telah dilakukan oleh para Petani dan Kelompok tani serta Balai Pelatihan Petani/BBP, penyuluhan yang ada di wilayah Pebayuran ini bisa diikuti oleh pihak-pihak lain sehingga ketahanan pangan di kabupaten Bekasi ini betul-betul bisa kita rasakan. Jelasnya.

Dra. Hji. Nani Suwarni, MM, menjelaskan “saat ini Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, terus mendukung apa yang di inginkan para kelompok Tani yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi, Terutama Gapoktan Rempug tani yang kerjasama dengan Balai Peyuluhan Petani/BPP, Pebayuran saat ini di laksanakan Panen Raya untuk saat ini harga padi ketika panen raya serentak pasti harga gabah menurun tetapi ketika sebagian panennya harga padi pasti meningkat sekitar 5000 perkilonya.”

Lanjut Hji. Nani selaku Kepala Dinas Pertanian Kab Bekasi mengatakan “bahwa saat ini Panen raya yang di adakan BPP, Pebayuran yang kerjasama dengan Gapoktan Rempug Tani, sangat membatu agar para petani yang ada di wilayah Pebayuran melalui kelompok tani apa bila belum terdaftar Kartu Tani dan IRDKK segera di usulkan Ucapnya.” Pada awak Media ketika di Wawancara.”

“Janur salah satu Ketua Gapoktan Rempug Tani, mengatakan “bahwa percontohan budidaya padi sawah Varietas padi unggulan padi baru Inpari 47 dan Inpari 48 bisa meningkat hasil panen memuaskan seperti saat ini sedang panen raya Peningkatan Hasil Panen Padi,hasil produksi padi belum memenuhi target. berharap kepada Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi serta BBP Pebayuran serta Bulog kabupaten Bekasi agar para petani ketika musim panen Raya harga jual Padi meningkat

hanya menghasilkan persen hasil padi selebihnya masukan dari luar, namun kalau kita bisa meningkatkan atau menambahkan lahan tanam tentu kedepanya kabupaten Bekasi akan lebih baik lagi ketahanan pangan di kabupaten Bekasi keberhasilan program dapat dilihat dari hasil pertanian yang dapat dinikmati oleh kelompok tani dan Peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani tentang pemupukan secara seimbang
masyarakat sekitar melalui panen hasil pertanian ini Pungkasnya.”

Acara kegiatan panen raya tersebut di hadiri Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Dra. Hj. Nani Suwarni, MM, Sekertaris Dinas pertanian Hj,Nayu Khulsum, SP, MSI, Kabid penyuluhan,Ir, Yeta Hendriwideta, MSI, Kabid Tanaman Pangan, Dra, Eem Embang Lesmana, MM, Kabid Peternakan, Ir Dedy Hadijana, MSI, Kabid Sarpras, Drs, Sobirin, MM, Camat Pebayuran H, Hanif, S,Sos, MM, Kapolsek Pebayuran AKP, J, Pakpahan, serta anggota, Koramil 11 Pebayuran, Kapten Inf Aswan Siregar, serta anggota, BPP Pebayuran serta anggota, kelompok tani, dan lainya,”

Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani Dalam cara tanam padi, Meningkatkan kemampuan Kelompok Tani dengan penguatan modal demi tercapainya target pendapatan yang di harapkan Pada kegiatan penyuluhan pertanian selesai ditutup dengan Doa. Selama kegiatan berjalan dengan tertib, lancar dan aman

(Wandi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed