Walikota Bekasi Sosialisasi Penerapan Fase New Normal

Headline, Jabodetabek548 Dilihat

Bekasi,MD – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengundang para pengelola pasar dan juga pimpinan pengelola mall yang ada di Kota Bekasi untuk mensosialisasikan penerapan Fase New Normal. Kegiatan tersebut diselenggarakan di  Stadion Patriot Candrabhaga (1 /6/2020), dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, Dandim 0507 Bekasi, Rama Pratama, Waka Polres Metro Bekasi Kota, Alfiyan dan segenap para pimpinan pengusaha pengelola mall dan pasar se-Kota Bekasi.

Undangan tersebut dihadiri 18 pimpinan pengelola mall dan para pengelola pasar yang ada di Kota Bekasi ,dengan menggunakan masker dan menjaga jarak , dalam rapat pengarahan dari Wali Kota Bekasi terhadap penanganan era new normal pada Covid 19 diwilayah Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi menjelaskan bahwa perekonomian di Kota Bekasi butuh peningakatan juga, maka dari itu kami kumpulkan, dari data yang tertera dalam wabah Covid 19 ini bahwa tingkat kesembuhan semakin tinggi, angka kematian rendah karena pemusalaran meninggal di Kota Bekasi ada yang mendadak dan tidak ada berani mengurus maka dari itu masuk ke dalam kategori kematian berpenyakit khusus. Disamping itu, kemampuan kita dalam menghadapi ini, kita sudah siapkan alat untuk mengecek swab test berada di 2 titik yakni RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi dan ada juga di Labkesda Dinas Kesehatan Kota Bekasi.Dan penerapan Fase new normal juga melibatkan para pelaku usaha-usaha yang ada di Kota Bekasi,

Wali Kota Bekasi  berpesan jangan tambah lagi Putus Hubungan Kerja (PHK), dan yang dirumahkan jangan di PHK lagi. Namun, jika kita tetap ikuti peraturan protokol kesehatan dengan ketat, menggunakan masker yang paling terpenting. Karena Pemerintah Kota Bekasi telah membagikan masker di tiap-tiap wilayah, kepentingan sekarang dalam pencegahannya adalah menggunakan masker.

Pra Fase New Normal yang akan diterpakan sampai 1 Juni 2020 merupakan tahap pertama perencanaan yang akan melakukan identifikasi terhadap indikator physical distancing dan sosial distancing pada masing-masing sektor.

Mengenai tahapan sosialisasinya pada pra fase normal untuk para pelaku usaha dan mall untuk melakukan menyiapkan alat termogan, hand sanitizer dan jika perlu penyediaan masker dan sarung tangannya untuk setiap pengunjung yang akan masuk, dengan itu kita bisa melihat keseriusan new normal dari warga sendiri bahwa ia telah ikut peraturan yang ada, karena kita juga telah mengikuti arahan dari Presiden yang menjadikan Kota Bekasi sebagai proto type Kota Kabupaten lain saat hadir di Sumareccon Mall Bekasi.

“Lakukan sosialisasi aktif dan pasif kepada target sektor dan memberikan saluran komunikasi mengenai penerapan new normal, jika tidak ada yang memakai masker, tidak diijinkan masuk,” tegas Wali Kota.

Pada tanggal 1 Juni ini kita sudah memasuki Fase I – (Preparasi) 1 Juni 2020 sampai 7 Juni 2020 untuk membangun ketaatan protokol kesehatan yang menjadi output kesadaran masyarakat dalam menyikapi ketegasan protokol kesehatan. Berikut juga untuk tahapan monitoring dan evaluasi untuk melakukan pengujian efektivitas diantara faktor indikator yang disebutkan pada tahapan pre fase normal.

Pada Fase II – (Recovery) 8 Juni 2020 sampai 14 Juni 2020 untuk membangun kepercayaan masyarakat dengan melakukan penguatan jaringan pengamanan sosial untuk meredakan konflik sosial, ekonomi dan juga membangun aktivitas perekonomian.

Fase III – (Perubahan Struktur) 15 Juni 2020 sampai 30 Juni 2020 untuk melakukan perubahan struktur sosial dan ekonomi dengan mempertajam normalitas sektor di bidang kesehatan, dunia usaha dan jasa, perdagangan, pendidikan, pariwisata, dan transportasi dengan penerapan sistem aktivitas baru dengan tetap menggunakan protokol kesehatan yang ketat.

Untuk fase-fase tersebut akan di terapkan bagi para pengusaha pasar ataupun pengelola mall, yang kita lakukan secara bertahap, semisalnya untuk pembukaan makanan santap saji yang awalnya hanya sistem take away, mulai di lakukan sistem makan ditempat akan tetapi hanya 50 persen perharinya, dengan bangku dan meja benar-benar di terapkan jaraknya. (LN)

Komentar